Pembuatan Gigi Tiruan

Kehilangan gigi tidak hanya memberi ‘cela’ pada estetika, tetapi juga membuat fungsi mengunyah menurun dan mempengaruhi asupan nutrisi. Akhirnya, hal ini akan mempengaruhi kondisi kesehatan umum dan kualitas hidup seseorang.
Gigi tiruan adalah alat yang dibuat untuk menggantikan gigi yang hilang dan jaringan lunak di sekitarnya. Seiring majunya teknologi, bahan dan alat dalam bidang kedokteran gigi, jenis gigi tiruan kini semakin bervariasi. Secara garis besar, gigi tiruan terbagi dalam kelompok:

Gigi Tiruan Lepas
Gigi yang pemakaiannya dapat dilepas dan dapat digunakan untuk menggantikan kehilangan beberapa gigi (gigi tiruan sebagian) atau semua gigi di rahang atas dan rahang bawah (gigi tiruan penuh).

Gigi Tiruan Lepas


Gigi Tiruan Cekat
Gigi tiruan yang direkatkan secara permanen dengan bantuan semen ke gigi asli atau akar gigi asli. Mahkota dan jembatan (crown dan bridge) merupakan jenis gigi tiruan cekat. Mahkota tiruan (crown) adalah restorasi yang menutupi permukaan luar mahkota gigi. Fungsi crown adalah mengembalikan fungsi dan melindungi jaringan gigi. Pembuatan crown dilakukan bila gigi sudah tidak mungkin direstorasi menggunakan bahan tambal biasa akibat kerusakannya. Atau, akibat gigi tidak lagi didukung oleh struktur gigi sehat yang kuat untuk menahan beban kunyah. Jembatan (bridge) adalah gigi tiruan cekat yang menggantikan satu atau lebih gigi yang didukung beberapa gigi penyangga di sebelah gigi yang hilang.

Gigi Tiruan Cekat

Kontak

Map

View on Google Map

Jl. Kemang Raya No. 3 - Jakarta Selatan
[email protected]
Telephone: +62 21 718 1329
mobilephone: 0838.907.878.99

On +Google Page

 

Nama 
Email 
Subyek 
Pesan 
Please enter the following kxbhaveo Help us prevent SPAM!